ABC Costing

June 19, 2024

ABC Costing

Halo Sobat SKM!

Yuk kita kenalan sama ABC Costing, simak artikel berikut ini.

 

ABC Costing

ABC (Activity-Based Costing) atau penetapan biaya berbasis aktivitas adalah metode akuntansi yang digunakan untuk mengalokasikan biaya overhead dan biaya tidak langsung ke produk dan layanan terkait. Metode ini mengakui hubungan antara biaya, aktivitas overhead, dan produk yang diproduksi, sehingga mengalokasikan biaya tidak langsung ke produk dengan lebih objektif dibandingkan dengan metode penetapan biaya tradisional.

 

Komponen Utama ABC Costing

  • Aktivitas (Activity): Aktivitas adalah setiap peristiwa, unit kerja, atau tugas dengan tujuan tertentu. Dalam ABC costing, aktivitas menjadi penggerak biaya (cost driver) yang digunakan untuk menghitung jumlah biaya overhead dan biaya tidak langsung yang terkait dengan aktivitas tersebut.

  • Kumpulan Biaya (Cost Pool): Biaya overhead dan biaya tidak langsung yang terkait dengan aktivitas dikelompokkan dalam kumpulan biaya. Setiap kumpulan biaya mencakup semua biaya individu yang terkait dengan suatu aktivitas, seperti biaya produksi. Total biaya overhead dari setiap kumpulan biaya dihitung.

  • Penggerak Biaya (Cost Driver): Penggerak biaya adalah faktor yang digunakan untuk mengalokasikan biaya overhead ke aktivitas tertentu. Contoh penggerak biaya termasuk jumlah jam kerja atau jumlah unit yang digunakan. Penggerak biaya digunakan untuk menghitung tarif aktivitas.

  • Tarif Aktivitas (Activity Rate): Tarif aktivitas dihitung dengan membagi total biaya overhead dalam setiap kumpulan biaya dengan total penggerak biaya. Tarif aktivitas digunakan untuk menghitung jumlah biaya overhead dan biaya tidak langsung yang terkait dengan aktivitas tertentu.

  • Biaya Produk atau Layanan (Product or Service Cost): Setelah tarif aktivitas ditentukan, biaya overhead dan biaya tidak langsung yang terkait dengan aktivitas dapat dialokasikan ke produk atau layanan tertentu. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menetapkan harga dengan lebih akurat dan mengidentifikasi aktivitas yang mungkin dapat dikurangi biayanya.

 

Kelebihan ABC Costing

  • Akurasi alokasi biaya: ABC Costing memungkinkan perusahaan untuk mengalokasikan biaya secara lebih akurat dengan menggunakan beberapa driver biaya yang relevan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang biaya produksi setiap produk atau layanan.

  • Identifikasi aktivitas yang tidak bernilai tambah: Dengan menggunakan ABC Costing, perusahaan dapat mengidentifikasi aktivitas yang tidak bernilai tambah dan mengeliminasinya. Hal ini dapat membantu perusahaan mengurangi biaya produksi dan meningkatkan efisiensi.

  • Pengambilan keputusan yang lebih baik: ABC Costing memberikan informasi yang lebih akurat tentang biaya produksi setiap produk atau layanan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk membuat keputusan yang lebih baik terkait harga jual, pengendalian biaya, dan alokasi sumber daya.

 

Kekurangan ABC Costing

  • Biaya implementasi yang tinggi: Implementasi ABC Costing membutuhkan waktu dan biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem biaya tradisional. Perusahaan perlu mengumpulkan data yang lebih detail dan menganalisisnya dengan cermat untuk mengidentifikasi driver biaya yang relevan. Hal ini dapat menjadi beban tambahan bagi perusahaan.

  • Kompleksitas: ABC Costing memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem biaya tradisional. Perusahaan perlu memahami dan mengelola berbagai driver biaya yang digunakan dalam ABC Costing. Hal ini dapat membutuhkan sumber daya manusia yang terampil dan waktu yang lebih banyak.

  • Kesulitan dalam mengukur aktivitas: ABC Costing membutuhkan pengukuran yang akurat terhadap aktivitas yang dilakukan dalam proses produksi. Pengukuran yang tidak akurat dapat menghasilkan alokasi biaya yang tidak tepat dan mengganggu keakuratan informasi biaya.

 

Related Articles
error: Content is protected !!